Make your own free website on Tripod.com
 

Tahukah Antum...? Kisah Indah Mujahid

Tentang  PERNYATAAN PARA SARJANA YANG BUKAN PENGIKUT ISLAM TERHADAP AL QUR'AN DAN RASULULLAH SAW

Diantaranya adalah:

1. Doktor Mardris

2. Dr. Henry Stuble

3. Arthur N. Wolasten

4. Mr Thomas Carlyle

5. Washington Irvik

6. Monsieur Gustave Gibbon

7. Goethe

8. Emmanuel Deusch

9. Bahrany

10. Prof. Ludolf Kreh

11. Walace

12. Amanual D.S.

13. J.G. Schott

14. Prof. Vaswani

15. Prof. Margoliouth

dll sebanyak 90 orang.

 

Diantaranya mengatakan:

41. Dr. Alfred W. Martin

"Dunia sekarang ini memang banyak berterima kasih kepada pemuka-pemuka Islam yang dahulu, sebab mereka itulah yang membawa kepandaian di Griek dari abad pertengah, dari abad perubahan, mereka itulah yang melahirkan kepandaian tangan yang elok, pekerjaan mana terbukti adanya "Taj Mahal" dan "AlHambra" yang masyhur itu. Mereka itulah yang terbanyak pertimbangannya dalam ilmu Al Jabar, Kimia, ilmu hitung dan obat-obatan; mereka itulah yang menghiasai sekolah tinggi di Baghdad. Di Kairo, mereka mengadakan bibliotek yang amat masyhur di dunia, waktu di London masih menjadi tempat kotor dan jelek, serta bau jalannya yang busuk, maka ci Cordova sudah menjadi satu kota yang masyhur, sebab kebersihan dan keindahan tamannya. ....

 

Salamah Bin Al - Akwa'(Shahabat)

Hijrah karena tidak mau membunuh saudara seagama.

Salamah Bin Al Akwa' ....

Dalam perang Dzi Qarad, Salamah seorang diri mampu menghalau tentara yang menyerang luar kota Madinah di bawah pimpinan Uyainah bin Hishan Al-Fizari. 

Ketika pasukan Uyainah dalam perjalanan, Salamah pergi membuntuti mereka seorang diri karena pasukan kaum muslimin masih belum tiba. Lalu ia memerangi dan menghalau mereka dari Madinah, hingga akhirnya datanglah Nabi Saw. membawa bala bantuan yang terdiri dari shahabat-shahabatnya.

Maka tak heran jika pada suatu hari Rasulullah mengatakan kepada para shahabatnya: - "Tokoh pasukan jalan kaki kita yang terbaik ialah Salamah bin Akwa'.....!"

 

Ya.... dialah Salamah. Tokoh paling mahir dalam peperangan jalan kaki, dan dalam memanah serta melempar tombak dan lembing. Siasat yang dijalankannya serupa dengan perang gerilya, yang kita jumpai sekarang ini. Jika musuh datang menyerang, ia menarik pasukannya mundur ke belakang. Tetapi bila mereka kembali atau berhenti untuk istirahat, maka diserangnya mereka .....!

 

.......Sewaktu Utsman r.a.. dibunuh orang, pejuang yang perkasa ini merasa bahwa api fitnah telah menylut kaum muslimin, maka.... ia...seorang yang telah menghabiskan usianya selama ini bahu membahu dengna saudara seagamanya, tidak sudi berperang menghadapi saudara seagamanya....!

Benar, ia merasa tidak pada tempatnya menggunakan keahliannya untuk memerangi atau membunuh orang-orang mu'min sendiri. Maka ia melakukan hijrah ke Rabdzah..... kampung yang juga dipilih oleh Abu Dzar.

(Sumber: Rijal Haolar Rasul)

 

 

Abdullah bin Zubeir(Shahabat)

 

 

Sewaktu pembebasan Afrika, Andalusia dan Konstantinopel, ia yang waktu itu belum melebihi usia tujuh belas tahun, tampil sebagai salah seorang pahlawan yang namanya terlukis sepanjang masa......

Dalam pertempuran di Afrika sendiri, Kaum Muslimin yang jumlahnya hanya duapuluh ribu orang tentara, pernah menghadapi musuh yang berkekuatan seratus duapuluh ribu orang.

Pertempuran berkecamuk, dan pihak Islam terancam bahaya besar! Abdullah bin Zubeir melayangkan pandangannya meninjau kekuatan musuh hingga segeralah diketahuinya di mana letak kekuatan mereka. Sumber kekuatan itu tidak lain dari raja Barbar yang menjadi panglima tentaranya sendiri. Tak putus-putusnya raja itu berseru terhadap tentaranya dan membangkitkan semangat mereka dengan cara istimewa yang mendorong mereka untuk menerjuni maut tanpa rasa takut.....

Abdullah maklum bahwa pasukan yang gagah perkasa ini tidak mungkin ditaklukkan kecuali dengan jatuhnya panglima yang menakutkan ini. Tetapi betapa caranya untuk menemuinya, padahal untuk sampai kepadanya terhalang oleh tembok kukuh dari tentara musuh yang bertempur laksana angin puyuh....!

Tetapi semangat dan keberanian Ibnu Zubeir tak perlu diragukan lagi untuk selama-lamanya....! Dipanggilnya sebagian kawan-kawannya, lalu berkata: - "Lindungi punggungku dan mari menyerbu bersamaku.....! " Dan tak ubah bagai anak panah lepas dari busurnya, dibelahnya barisan yang berlapis itu menuju raja musuh, dan demi sampai dihadapannya, dipukulnya sekali pukul, hingga raja itu jatuh tersungkur. Kemudian secepatnya bersama kawan-kawannya ia mengepung tentara yang berada disekeliling raja dan menghancurkan mereka...., lalu dikumandangkan Allahu Akbar...!

Demi kaum muslimin melihat bendera mereka berkibar di sana, yakni di tempat panglima barbar berdiri menyampaikan perintah dan mengatur siasat, tahulah mereka bahwa kemenangan telah tercapai. Maka seolah-olah satu orang jua, mereka menyerbu ke muka, segala sesuatu berakhir dengan keuntungan di pihak Muslimin....!

Abdullah bin Abi Sarah, panglima tentara Islam, mengetahui peranan penting yang telah dilakukan oleh Ibnu Zubeir. Maka sebagai imbalannya disuruhnya ia menyampaikan sendiri berita kemenangan itu ke Madinah terutama ke Khalifah Utsman bin Affan....

(Sumber: Rijal Haolar Rasul)

 

 

Kisah Gregorius, sang panglima Romawi menemui Syahidnya.

 

 

Dalam pertempuran dahsyat di Yarmuk antara pasukan Islam dan pasukan Romawi, keluarbiasaan pasukan Islam telah mengagumkan para panglima romawi dan komandan pasukannya.Dengan jumlah tak kurang dari 40 ribu pasukan romawi, mereka kewalahan menghadapi pasukan muslimin yang hanya berjumlah 100. Ya..betul. Cuma seratus orang pasukan.Hal ini mendorong salah seorang panglima perang tersebut mengundang panglima perang kaum muslimin pada saat-saat peperangan istirahat.

Di kala keduanya sudah bertemu, panglima Romawi itu menghadapkan percakapannya kepada panglima perang kaum muslimin yang tak lain adalah Khalid bin Walid, katanya:

"Tuan Khalid..., jujurlah anda kepadaku, jangan berbohong, sebab orang merdeka tak pernah bohong! Apakah Allah telah menurunkan sebilah pedang kepada Nabi anda dari langit, lalu pedang itu diberikannya kepada anda, hingga setiap anda hunuskan kepada siapapun, pedang tesebut pasti membinasakan?

Jawab Khalid: "Oh, Tidak!"

Orang itu bertanya pula: "Mengapa anda dinamai Pedang Allah?"

Jawab Khalid:"Sesungguhnya Allah telah mengutus Rasul-Nya kepada kami, sebagian kami ada yang membenarkannya dan sebagian pula mendustakannya. Aku dulunya termasuk orang yang mendustakannya, sehingga akhirnya Allah menjadikan hati kami menerima Islam dan memberi petunjuk kepada kami melalui Rasul-Nya, lalu kami berjanji setia kepadanya....

Kemudian Rasul mendo'akanku, dan beliau berkata kepadaku:

"Engkau adalah pedang Allah di antara sekian banyak pedang-pedang-Nya".

Demikianlah, maka aku diberi nama.....Pedang Allah".

- Kepada apa anda sekalian diserunya?

- Kepada mentauhidkan Allah dan kepada Islam.

- Apakah orang-orang yang masuk Islam sekarang akan mendapat pahala dan ganjaran seperti anda?

- Memang, bahkan lebih...

- Bagaimana dapat jadi, padahal anda sudah lebih dahulu memasukinya?

- Karena sesungguhnya kami telah hidup bersama Rasulullah saw, kami telah melihat tanda-tanda kerasulan dan mu'jizatnya, dan sewajarnya bagi setiap orang yang telah melihat seperti yang kami lihat dan mendengar seperi yang kami dengar, akan masuk Islam dengan mudah...

Adapun anda, wahai orang-orang yang belum pernah melihat dan mendengarnya, lalu anda beriman kepada yang ghaib, maka pahala anda lebih berlipat ganda dan besar, bila anda membenarkan Allah dengan hati Ikhlas serta niat suci.

 

Panglima Romawi itu pun berseru, sambil memajukan kudanya ke dekat Khalid dan berdiri disampingnya: "Ajarkanlah kepadaku Islam itu, hai Khalid...! Maka masuk Islamlah panglima itu... dan shalat dua raka'at, satu-satunya shalat yang sempat dilakukannya..... Karena ketika kedua pasukan mulai bertempur lagi, panglima Romawi tersebut berperang di pihak kaum muslimin, dan mati-matian menyongsong syahid.... sampai ia mencapainya dan berbahagia mendapatkannya....

Dialah Gregorius, sang panglima perang Romawi.

(Sumber: Rijal Haolar Rasul)